RPP BERDIFERENSIASI BERBASIS PSE DAN KSE
Nama Sekolah : SMPN 4 Tanah Pinoh Barat
Mata Pelajaran : IPA
Kelas/Semester :
VII/Genap
Kompetensi Dasar : 3.8 dan 4.8
Materi : Pencemaran
Lingkungan
A. Kompetensi Inti
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya.
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur,
disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya
diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3.
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan
prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah
konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B.
Kompetensi
Dasar dan Indikator
|
KI |
Kompetensi Dasar |
Indikator Pencapaian Kompetensi |
|
3 |
3.8 Menganalisis terjadinya pencemaran lingkungan dan dampaknya bagi
ekosistem |
3.8.3
Menjelaskan pengertian
pencemaran air 3.8.4
Menyelidiki pengaruh air
jernih dari air tercemar terhadap kondisi (pergerakan) ikan.
|
|
4 |
4.8 Membuat tulisan tentang
gagasan penyelesaian masalah pencemaran dilingkungan berdsarkan hasil
pengamatan |
4.8.1
Membuat gagasan tertulis
tentang bagaimana mengatasi dan mengurangi pencemaran air
|
C.
Tujuan Pembelajaran
1.
Melalui penyelidikan peserta didik dapat menjelaskan pengertian
pencemaran air secara tepat
2. Melalui
penyelidikan peserta didik dapat menjelaskan pengaruh air jernih dan tercemar
terhadap kondisi pergerakan ikan
D.
Materi Pencemaran Air
1)
Pencemaran air,
yaitu masuknya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air,
sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air
tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
2)
Air dikatakan
tercemar apabila air itu sudah berubah, baik warna, bau, derajat keasamannya
(pH), maupun rasanya. Dengan kata lain, air tercemar apabila terjadi
penyimpangan sifat-sifat air dari keadaan normalnya.
3)
Pencemaran air
dapat terjadi pada sumber mata air, sumur, sungai, rawa-rawa, danau, dan laut.
Bahan pencemaran air bisa berasal dari limbah industri, limbah rumah tangga,
dan limbah pertanian.
4)
Faktor-Faktor
Penyebab Pencemaran (Sumber Polutan) Air
a)
Limbah Industri
Air limbah
industri cenderung mengandung zat berbahaya. Oleh karena itu, harus dicegah
agar tidak dibuang ke saluran umum. Jenis limbah yang berasal dari industri
dapat berupa limbah organik berbau, seperti limbah pabrik tekstil atau limbah
pabrik kertas.
b) Limbah Rumah Tangga
Limbah rumah
tangga merupakan limbah yang berasal dari hasil samping kegiatan perumahan.
Seperti rumah tangga, pasar, perkantoran, rumah penginapan (hotel), rumah
makan, dan puing-puing bahan bangunan serta besi-besi tua bekas mesin-mesin
atau kendaraan.
c) Pertambangan Emas
Penambangan emas
secara tidak terkendali dapat merusak ekosistem secara terus menerus,
penggunaan bahan bakar, limbah air raksa, dan rusaknya aliran sungai yang bisa
berdampak pada habitat air.
d) Limbah Pertanian
Pertanian juga
dapat berakibat terjadinya pencemaran air, terutama akibat dari penggunaan
pupuk dan bahan kimia pertanian tertentu seperti insektisida, dan herbisida.
5) Dampak Pencemaran Air
a) Penurunan Kualitas Lingkungan
b) Gangguan Kesehatan
c)
Pemekatan Hayati
d)
Mengganggu
Pemandangan
e)
Mempercepat
Proses Kerusakan Benda
6)
Cara
Penanggulangan Pencemaran Air
a)
Pembuatan Kolam
Stabilisasi
Dalam kolam
stabilisasi, air limbah diolah secara alamiah untuk menetralisasi zat-zat
pencemar sebelum air limbah dialirkan ke sungai.
b) IPAL ( Instalasi Pengolahan Air
Limbah)
Pengolahan ini
dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu primary treatment (pengolahan
pertama), secondary treatment (pengolahan kedua), dan tertiary
treatment (pengolahan lanjutan).
c)
Pengelolaan
Excrexta (Human Excreta)
Human excreta merupakan bahan buangan yang di
keluarkan dari tubuh manusia, meliputi tinja (feses), dan air kencing (urine). Pengelolaan excreta dapat dilakukan
dengan menampung dan mengolahnya pada jamban atau septic tank yang ada
di sekitar tempat tinggal, dialirkan ke tempat pengelolaan, atau dilakukan
secara kolektif. Pengelolaan excreta dalam septic tank dapat
diolah secara anaerobik menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai
sumber gas untuk rumah tangga. Selain itu, pengelolaan excreta dengan
tepat akan menjauhkan kita dari penyakit bawaan air.
Dalam meminimalisasi sampah hasil limbah rumah tangga khususnya,
dapat dilakukan upaya pengurangan sampah sebagaimana disebutkan oleh Kistinnah
(2009) bahwa cara menangani limbah cair dan padat diharapkan tidak menyebabkan
polusi dengan prinsip ekologi yang dikenal istilah 4R, yaitu
§ Recycle (pendaur ulangan),
§ Reuse (penggunaan Ulang),
§ Reduce,
§ Repair.
|
Kegiatan |
Kegiatan
Pembelajaran |
Alokasi Waktu |
||
|
Pendahuluan |
1.
Memberi salam . . . 2.
Menyiapkan psikologi dan fisik murid (laporan kelas) untuk mengikuti
proses pembelajaran dengan mengecek kehadiran kebersihan, kerapihan, dan
ketertiban, dilanjutkan dengan berdoa. (KSE:
Kesadaran diri). 3.
Melakukan ice breaking ( 3 menit). 4.
Meyampaikan kesepakatan kelas dan meminta murid untuk menuliskan
kesepakatan yang dikehendaki. (KSE: Keputusan bertanggung jawab) 5.
Menyiapkan murid untuk sejenak melakukan teknik STOP dengan pernapasan
kurang lebih 2 menit. (KSE: pengelolaan
diri) 6.
Memberikan apersepsi dengan bertanya kepada murid “bagaimana
kondisi air di sekitar lingkungan kamu? 7.
Memotivasi murid dengan menunjukkan gambar aliran sungai kepada
murid. Dan bertanya 1.
Apabila Ananda ingin mengambil air untuk keperluan Anda sehari hari,
sumber air manakah yang akan Anda pilih (gambar A atau gambar B)? Mengapa?
Jelaskan jawaban Anda boleh secara langsung, atau tuliskan di selembar
kertas!
2.
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari yaitu
definisi pencemaran air dan dampaknya 3.
Menyampaikan kepada murid nilai yang diperoleh setelah mempelajari bab
ini |
15 menit |
||
|
Kegiatan Inti |
Discovery
Learning 4.
Stimulation (stimulasi/pemberi
rangsangan) - Guru meminta murid untuk membentuk kelompok - Guru meminta murid mengamati dan menyimak gambar
dan video yang berkaitan dengan pencemaran air yang ada di dalam tab advan. 5.
Problem
statement (pernyataan/identifikasi masalah) Guru memberikan kesempatan kepada murid
untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan dengan
pencemaran air, hingga murid dapat berfikir dan bertanya contohnya : -
Apa dampak bagi
kesehatan jika terjadi pencemaran? -
Apa faktor-faktor penyebab terjadinya pencemaran
air? -
Bagaimana cara
mengatasi masalah pencemaran air tersebut? -
Bagaimana
kehidupan biota air yang hidup di perairan tersebut? 6.
Data collection
(pengumpulan
data) Murid mengumpulkan
informasi yang relevan untuk menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi
melalui : - Melakukan percobaan dengan bantuan LKPD mengenai
dampak pencemaran air untuk mendapatkan data tentang pengaruh air jernih dan
tercemar terhadap kondisi (pergerakan) ikan - Mencatat data pada kolom pengamatan 7.
Data processing
(Mengolah
data) Murid dan
kelompoknya mengolah data hasil pengamatan 8.
Verification (pembuktian) - Murid mendiskusikan hasil pengamatannya dan
memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku
sumber belajar, - Guru meminta kelompok yang sudah siap untuk
mengemukakan hasil diskusinya, baik secara lisan, presentasi, atau tulisan - Murid dalam kelompok lain dapat memberikan
tanggapan atau masukan apabila diperlukan - Mendiskusikan kemudian menyimpulkan tentang
permasalahan yang diberikan oleh guru 9.
Generalization (menarik
kesimpulan) Guru bersama murid
menyimpulkan hasil percobaan dan diskusi, tentang menyimpulkan dampak
pencemaran air dan cara mengatasi dan menanggulangi pencemaran air |
100’ |
||
|
Penutup |
10. Guru memfasilitasi murid membuat kesimpulan
mengenai pengertian pencemaran air, dampak pencemaran air dan cara mengatasi
pencemaran air 11. Guru memberitahukan kegiatan belajar yang
akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya, yaitu pencemaran udara. Meminta
murid untuk membuat project poster menangulangi pencemaran air sungai.
12. Guru memberi umpan balik murid dalam proses
dan hasil pembelajaran dengan cara memberikan quiz secara lisan. |
10’
|
E.
Penilaian
1.
Instrumen Penilaian Sikap Spiritual dan Sosial
Petunjuk:
a.
Amati perkembangan sikap siswa
menggunakan instrumen jurnal pada setiap pertemuan.
b.
Isi jurnal dengan menuliskan sikap
atau perilaku siswa yang menonjol, baik yang positif maupun yang negatif. Untuk
siswa yang pernah memiliki catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila
telah menunjukkan perilaku (menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut
dituliskan dalam jurnal (meskipun belum menonjol).
|
No. |
Waktu |
Nama Peserta didik |
Catatan perilaku |
Butir sikap |
TTD |
Tindak lanjut |
|
1. |
|
|
|
|
|
|
|
2. |
|
|
|
|
|
|
|
3. |
|
|
|
|
|
|
|
4. |
|
|
|
|
|
|
F.
Instrumen Penilaian Pengetahuan
Contoh instrumen Penilaian Pengetahuan
|
Indikator |
Teknik/ Bentuk Penilaian |
Jenjang Penge tahuan |
Contoh Instrumen |
Kunci Jawaban |
Skor |
||
|
Pertemuan 2 |
|||||||
|
1.8.3 Menjelaskan pengertian pencemaran air |
Tes Lisan |
|
Sebutkan pengertian Pencemaran air?
Sebutkan 2 – 3 ciri ciri air bersih? Sebutkan 2 – 3 ciri ciri air
tercemar?
|
masuknya makhluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam
air, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan
air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya |
|
||
|
3.8.4 Menyelidiki pengaruh air
jernih dari air tercemar terhadap kondisi (pergerakan) ikan. |
Tes lisan |
C2 |
Gerakan apa yang mudah diamati jika ikan berada pada air yang
tercemar |
|
5 |
||
G.
Instrumen Penilaian Ketrampilan
Lembar penilaian kinerja
|
No |
Ketrampilan yang dinilai |
Rubrik |
Skor |
|
1. |
Persiapan percobaan (menyiapkan alat dan
bahan) |
-
Menyiapkan
seluruh alat dan bahan yang diperlukan |
3
|
|
|
-
Menyiapkan
sebagian alat dan bahan yang diperlukan |
2 |
|
|
|
|
-
Tidak
menyiapkan alat bahan yang diperlukan |
1 |
|
2. |
Pelaksanaan percobaan |
-
Melakukan semua
langkah kerja dengan tepat |
4
|
|
|
|
-
Melakukan
minimal delapan langkah kerja dengan tepat. |
3 |
|
|
|
-
Melakukan enam
langkah kerja dengan tepat |
2 |
|
|
|
-
Melakukan empat
langkah kerja dengan tepat. |
1 |
|
3. |
Kegiatan akhir percobaan |
-
Membersihkan
alat dengan baik -
Membersihkan
meja praktikum -
Membuang sampah
ke tempatnya |
3 |
|
|
|
-
Ada 2 aspek
yang tersedia |
2 |
|
|
|
-
Ada 1 aspek
yang tersedia |
1 |
Nilai = ![]()
Waka Kurikulum Guru
IPA
SMPN 4 tanah pinoh
barat SMPN
4 Tanah Pinoh barat
Junardi,S.Pd.I SUWARNO,S.Pd
NIP.19880101 201903
1001 NIP.
19870119 201903 1001
Mengesahkan,
Kepala
SMPN 4 Tanah Pinoh Barat
Agustinus,
S.Pd.K., M.Pd
NIP.
19870306 201502 1004


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih